Cinta Dan Kesetiaan

Disore berkabut wajahmu hilang
Dan garis-garis malam berebut menyelimuti temaram…

Waktu bagai perahu kian menjauh dilautan bisu
Ombak yang berdebur hanya mengisahkan senja yang gelisah
tatkala burung walet melintasi cakrawala menggoreskan garis kelam di kanvas malam…

Dingin membekukan hatiku
ikan-ikan beranjak dari kedalaman waktu
mencari hangatnya kehidupan yang dibawa seorang nelayan
wajahmu tak berbekas lagi sirna di tepis embun pagi…

Aku terus menunggu sendiri entah sampai kapan
mungkin ketika tahajudku tinggal kenangan…

Ya Allah, hanya Engkau yang tau rahasia yang tersimpan dihati ini
entah itu kesedihan,kebahagiaan,harapan dan segala yang hamba rasa
hamba hanya bisa tersenyum dan berdo’a dalam menjalani kenyataan hidupku ini…

ingin hamba merasakan kebahagiaan senyum yang sebenar-benarnya bukan kebahagiaan karna memiliki harta namun kebahagiaan yang kudapatkan dari tawa bahagia kedua orang tuaku, hamba belum bisa membahagiakan mereka dengan memberikan mereka seorang menantu yang bersahaja
harapku dalam kesedihanku dan dalam do’aku kabulkanlah keinginan hamba yang mengharap ridha-Mu…

Dalam tiap sujudku aku slalu memohon untuk kebahagiaan mereka (orangtua), pertemukanlah hamba dengan seorang sahaya yang sederhana dan bersahaja yang slalu menghiasi tiap mimpiku di dalam kehidupan nyata agarlah dapat hamba mempersuntingnya untuk menjadi pendamping hidup Ya Rahman.. Ya Rahim…

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

~ oleh Vandi Al-faqir pada 06/01/2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: